Kunjungan Yayasan Bina Karsa ke Bank Sampah Induk Kota Bandung

whatsapp image 2025 11 12 at 15.39.43

Pengelolaan sampah merupakan salah satu tantangan lingkungan yang terus berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas manusia. Setiap hari, volume sampah yang dihasilkan rumah tangga, sekolah, dan kegiatan ekonomi semakin bertambah, sementara kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA) semakin terbatas. Kondisi ini menuntut adanya upaya pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif dalam mengurangi timbunan sampah adalah melalui program bank sampah. Bank sampah tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui penjualan sampah terpilah.

processed with vsco with hb2 preset

Rabu, 12 November 2025 Yayasan Bina Karsa melakukan kunjungan kerja ke Bank Sampah Induk (BSI) Kota Bandung sebagai bagian dari upaya peningkatan wawasan dan pemahaman mengenai pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Kunjungan ini diikuti oleh tim researcher dan community development yang berfokus pada pengembangan program sosial dan keberlanjutan. Kunjungan ini bertujuan untuk memahami secara langsung bagaimana sistem pengelolaan sampah dijalankan di BSI Kota Bandung.

Selama sesi kunjungan, tim Bina Karsa mendapatkan penjelasan mengenai alur kerja pengelolaan sampah, model pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah, serta inovasi yang diterapkan BSI dalam meningkatkan efektivitas pengurangan sampah. Tim juga mengamati secara langsung proses pengumpulan, pemilahan, hingga penyaluran kembali sampah bernilai jual. Selain observasi, kunjungan ini juga diisi dengan sesi diskusi yang membahas tantangan operasional, kebutuhan pengembangan kapasitas, serta potensi sinergi antara BSI dan Yayasan Bina Karsa dalam program lingkungan dan sosial di masa mendatang. Yayasan Bina Karsa memperoleh sejumlah insight penting, antara lain:

  1. Perlunya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat tentang pemilahan sampah sejak dari rumah.

  2. Pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan.

  3. Besarnya potensi program pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular yang dapat dikembangkan bersama.

Kunjungan ke Bank Sampah Induk Kota Bandung menjadi langkah awal bagi Yayasan Bina Karsa dalam memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Melalui pemahaman yang lebih komprehensif dan diskusi yang konstruktif, diharapkan terjalin kolaborasi nyata yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *