SDGs 1 menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai inti dari pembangunan berkelanjutan. PBB mendefinisikan tujuan ini tidak hanya soal mengurangi jumlah orang yang hidup di bawah garis absolut seperti konsumsi kurang dari US$1,90 per hari, tetapi juga memberdayakan mereka untuk keluar dari kemiskinan multidimensi yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan kerentanan terhadap guncangan lingkungan dan ekonomi.
SDGs 1 memiliki sejumlah target penting, di antaranya:
- Mengentaskan kemiskinan ekstrem yang diukur secara internasional.
- Mengurangi setidaknya setengah proporsi penduduk yang hidup dalam kemiskinan dalam semua dimensinya.
- Menerapkan sistem perlindungan sosial yang mencakup masyarakat miskin dan rentan.
- Menjamin hak yang sama atas sumber daya ekonomi dan layanan dasar.
- Meningkatkan ketahanan terhadap bencana dan kejutan sosial-ekonomi yang memperburuk kemiskinan.
- Mobilisasi sumber daya dan kebijakan yang mendukung aksi pengentasan kemiskinan.
Mengapa Pengentasan Kemiskinan Penting?
1. Dasar bagi Pembangunan Lainnya
Kemiskinan merupakan penghalang utama bagi hak asasi manusia, kesejahteraan, dan akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan layak. Oleh karena itu, tanpa mengatasi kemiskinan secara efektif, tujuan pembangunan lainnya akan sulit dicapai
2. Kemiskinan Multidimensi
Kemiskinan tidak sekadar soal pendapatan rendah, tetapi juga mencakup ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar, rentan terhadap bencana, serta ketidaksetaraan akses terhadap layanan sosial. Pendekatan SDGs memperluas pemahaman kemiskinan sebagai masalah multidimensi yang membutuhkan solusi terintegrasi.
3. Ketahanan dan Perlindungan Sosial
Target SDGs 1 menekankan pentingnya perlindungan sosial yang universal, yang memungkinkan masyarakat miskin dan rentan menjaga keberlanjutan hidup mereka meskipun menghadapi risiko sosial, ekonomi, atau iklim.
Kesimpulan
SDGs 1 menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan adalah agenda utama pembangunan global. Ini bukan hanya soal mengurangi angka statistik, tetapi tentang menciptakan sistem sosial dan ekonomi yang inklusif, adil, dan tahan terhadap risiko. Pencapaian tujuan ini akan berdampak langsung pada peningkatan martabat hidup manusia, stabilitas sosial, dan kemajuan seluruh SDGs lainnya.
