Pentingnya Edukasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia

Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri dengan menerima upah. Keberadaan mereka memiliki kontribusi besar bagi perekonomian keluarga maupun negara melalui pengiriman remitansi. Namun, dalam proses migrasi kerja masih terdapat berbagai risiko yang dapat dialami oleh pekerja migran, terutama bagi mereka yang kurang memiliki informasi dan pemahaman yang cukup […]

Pentingnya Edukasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia Read More »

Pekerja Migran Indonesia: Pengertian, Hak, dan Proses Resmi yang Perlu Diketahui

Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah salah satu kekuatan penting dalam tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar wilayah Republik Indonesia untuk mendapatkan upah. Peran PMI tidak hanya berdampak secara ekonomi bagi keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi bagi negara melalui remitansi dan relasi internasional tenaga kerja. Namun, pemahaman tentang apa itu PMI, hak-haknya, serta bagaimana proses

Pekerja Migran Indonesia: Pengertian, Hak, dan Proses Resmi yang Perlu Diketahui Read More »

whatsapp image 2026 02 27 at 10.29.07

Pelatihan Pengelolaan Sampah Melalui Budidaya Maggot di Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat

Pada tanggal 25 Januari 2026, bertempat di RT 07, Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung, Yayasan Bina Karsa menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Sampah melalui Budidaya Maggot sebagai bagian dari komitmen dalam mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan ini diikuti oleh warga setempat yang antusias untuk mempelajari solusi pengelolaan sampah organik yang praktis,

Pelatihan Pengelolaan Sampah Melalui Budidaya Maggot di Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat Read More »

whatsapp image 2026 01 13 at 08.30.24

Mengenal Community development: Konsep, Prinsip, dan Implementasinya

Community development atau pengembangan masyarakat merupakan pendekatan penting dalam pembangunan berkelanjutan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama perubahan. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kapasitas, partisipasi aktif, serta kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi dan sumber daya yang dimiliki. Konsep Community Development Secara umum, community development adalah proses pemberdayaan

Mengenal Community development: Konsep, Prinsip, dan Implementasinya Read More »

download (1)

SDGs 2: Upaya Mewujudkan Dunia Tanpa Kelaparan

Kelaparan masih menjadi salah satu tantangan global yang paling mendasar dan kompleks. Di tengah kemajuan teknologi dan pembangunan ekonomi, jutaan orang di dunia—termasuk di Indonesia—masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Kondisi ini mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 2, yaitu Zero Hunger atau Tanpa Kelaparan, sebagai

SDGs 2: Upaya Mewujudkan Dunia Tanpa Kelaparan Read More »

Kriteria dan Persyaratan Perusahaan dalam Meraih PROPER Emas

Predikat PROPER Emas merupakan penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Predikat ini diberikan kepada perusahaan yang menunjukkan kinerja unggul dalam pengelolaan lingkungan hidup sekaligus mampu memberikan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. PROPER Emas tidak hanya menilai

Kriteria dan Persyaratan Perusahaan dalam Meraih PROPER Emas Read More »

Pengentasan Kemiskinan sebagai Agenda Utama SDGs 1

SDGs 1 menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai inti dari pembangunan berkelanjutan. PBB mendefinisikan tujuan ini tidak hanya soal mengurangi jumlah orang yang hidup di bawah garis absolut seperti konsumsi kurang dari US$1,90 per hari, tetapi juga memberdayakan mereka untuk keluar dari kemiskinan multidimensi yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan kerentanan terhadap guncangan lingkungan dan ekonomi. SDGs

Pengentasan Kemiskinan sebagai Agenda Utama SDGs 1 Read More »

ISO 26000 dan Perannya dalam Kerangka Tanggung Jawab Sosial Global

ISO 26000 hadir sebagai standar internasional yang memberikan panduan mengenai tanggung jawab sosial bagi organisasi. Standar ini disusun untuk menjawab meningkatnya perhatian global terhadap isu etika, dampak sosial, dan keberlanjutan lingkungan dalam aktivitas organisasi. Dalam konteks global, ISO 26000 berperan sebagai rujukan bersama yang menyatukan berbagai nilai dan norma tanggung jawab sosial lintas negara dan

ISO 26000 dan Perannya dalam Kerangka Tanggung Jawab Sosial Global Read More »

Mengapa Social Return on Investment (SROI) Penting dalam Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat?

Dalam pelaksanaan program sosial dan CSR, pertanyaan yang sering muncul bukan lagi sekadar “berapa dana yang telah dihabiskan?”, melainkan “apa perubahan nyata yang dihasilkan bagi masyarakat?”. Di sinilah Social Return on Investment (SROI) berperan sebagai pendekatan evaluasi yang mampu menjembatani antara investasi program dan perubahan sosial yang tercipta. SROI membantu organisasi memahami nilai manfaat sosial

Mengapa Social Return on Investment (SROI) Penting dalam Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat? Read More »

Logical Framework Analysis (LFA): Kerangka Perencanaan Program yang Terukur dan Berkelanjutan

Logical Framework Analysis (LFA) adalah metode perencanaan program yang membantu merancang, memantau, dan mengevaluasi kegiatan pemberdayaan masyarakat secara sistematis dan terukur. Apa Itu Logical Framework Analysis (LFA)? Logical Framework Analysis (LFA) merupakan metode perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program yang digunakan secara luas dalam proyek pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta program CSR dan hibah internasional. LFA membantu

Logical Framework Analysis (LFA): Kerangka Perencanaan Program yang Terukur dan Berkelanjutan Read More »